Tips Menjalin Kerjasama dengan Perusahaan Besar bagi Starup

Categories MarketingPosted on

Tips Menjalin Kerjasama dengan Perusahaan Besar bagi Starup

Membangun kerjasama dengan perusahaan besar

Opportunity-Advisor.com || Bagi Anda para pebisnis startup baru, tak perlu terburu-buru membuka kerjasama dengan perusahaan besar jika Anda belum tahu bagaimana tips membangun kerjasama dengan perusahaan besar yang menguntungkan untuk Anda.

Penting diingat, apa yang Anda pikirkan sebagai pengelola perusahaan baru, tidaklah sama dengan yang dipikirkan oleh perusahaan besar.

Membangun kerjasama tak bisa asal dibuat, butuh perhitungan dan strategi agar Anda tak capek mengurusinya.

Hal paling penting yang perlu Anda lakukan adalah bagaimana serius bekerja untuk perusahaan. Jikalau pun harus berdarah-darah di awal, itu sebuah keniscayaan yang umumnya memang dialami para pebisnis mula, termasuk mereka yang terlibat di bisnis startup.

 

Bagaimana Cara Membangun Kerjasama dengan Perusahaan Besar?

Membuka kesempatan kerjasama memang dibutuhkan untuk perkembangan sebuah perusahaan. Hanya saja yang perlu Anda pikirkan, kapan rencana membangun kerjasama dengan perusahaan besar tersebut dapat direalisasikan, berikut ini tipsnya:

Tips Menjalin Kerjasama dengan Perusahaan Besar bagi Starup

1. Tanpa Kerjasama, Mengapa Tidak?

Kerjasama memang menguntungkan, tapi ada banyak hal yang harus disesuaikan dan kadang menghabiskan energi untuk itu. Akhir dari kerjasama tersebut bahkan tak jarang yang gagal.

Lalu bagaimana idealnya?

Baca Juga : Cara Mudah Membangun Startup dari Nol hingga Sukses

Jika memungkinkan tanpa kerjasama, mengapa tidak? Syaratnya, Anda harus punya produk yang diluncurkan ke pasar tanpa harus ada bantuan dari perusahaan lain.

Jadi kerjasama yang bisa dibuat bisa secara bertahap dipikirkan, tak harus serta merta. Menunggu sampai Anda benar-benar memiliki daya tawar yang tinggi, terlebih lagi jika mengajak kerjasama perusahaan besar.

 

2. Bekerjasama dengan Perusahaan Kecil

Salah satu tahapan dalam membangun kerjasama dengan perusahaan besar adalah memulai dari yang kecil lebih dulu.

Perusahaan kecil dinilai lebih mudah diajak kerjasama dibanding perusahaan besar. Kerjasama di bidang pemasaran, integrasi produk dan sebagainya.

Mitra yang pertama Anda pilih ini kemungkinan hanya mitra sementara. Pastikan lagi isi MoU perjanjian yang dibuat.

Jangan sampai ada isinya yang mengikat kerjasama terlalu lama. Sementara itu Anda sudah bisa merencanakan bekerjasama untuk level yang lebih tinggi.

 

3. Mengajak Kerjasama Setelah Memiliki Daya Tawar

Secara bertahap pilihlah mitra kerjasama dari level terendah hingga yang besar. Tujuannya untuk lebih memberikan pengalaman bagaimana membangun kerjasama dengan perusahaan besar nantinya.

Baca Juga : Strategi Pemasaran 4P dan 4C Lengkap dengan Contohnya

Setelah Anda punya pengalaman saja masih belum cukup. Pastikan juga Anda sudah memiliki daya tawar yang lebih.

Jadi Anda datang dengan sesuatu kepada pihak yang lebih besar dari Anda, dengan harapan pihak tersebut akan tertarik karena melihat Anda memiliki daya tawar.

 

4. Prinsip Kerjasama Saling Menguntungkan

Kerjasama merupakan upaya untuk mendapatkan keuntungan masing-masing. Masih ada startup yang belum paham akan hal ini. Bagi pihak startup tentunya keuntungannya sangat jelas, bisa membantu usahanya yang baru tumbuh.

Tetapi bagi perusahaan besar apa yang didapat?

Apakah cukup menguntungkan atau menghabiskan waktu mereka saja? Inilah prinsip yang harus dipahami. Anda harus tau apa keinginan calon mitra bisnis Anda.

Jika Anda datang dengan sesuatu yang sedang mereka butuhkan, peluang diterimanya tawaran kerjasama tentu akan semakin besar, sebaliknya jika tidak, Anda mungkin tak akan dipandang dan dianggap hanya menghabiskan waktu.

 

5. Carilah Pihak yang Paling Terbuka untuk Diajak Kerjasama

Mungkin Anda tertarik untuk membangun kerjasama dengan perusahaan besar X. Carilah pihak mana dari perusahaan tersebut yang paling memungkinkan bisa menerima dan tahu nilai tawar Anda saat ini.

Carilah orang atau personal dari perusahaan terkait yang paling memungkinkan untuk diajak bertemu. Bila yang bersangkutan mengaku sibuk, tunggu waktunya sampai ia bisa.

Jangan menghubungi banyak pihak di dalam satu perusahaan untuk diajak kerjasama. Ini akan membuat daya tawar Anda menurun. Anda akan dinilai sebagai sosok yang tidak percaya diri untuk menawarkan sesuatu.

 

6. Mengapa Mengjak Kerjasama dan Apa yang Bisa Diambil Manfaatnya

Membangun negosiasi yang penting dalam kerjasama awal adalah bagaimana meyakinkan mitra tentang apa manfaat yang bisa diambil atas kerjasama tersebut.

Selain itu mengapa pula Anda harus mengajak perusahaan terkait untuk bekerjasama. Buat sesuatu hal yang menarik dan meyakinkan pihak perusahaan.

Baca Juga : Memahami Pengertian Startup dan Hal Penting Lainnya

Membangun kerjasama dengan perusahaan besar harus Anda pikirlah lebih dulu. Sebab jika Anda tidak punya perencanaan yang bagus, hal tersebut justru akan menghabiskan energy Anda. Tentukan kapan waktu terbaik perusahaan startup Anda layak menggandeng perusahaan besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *