Team kecil VS Team Besar, Lebih Solid Mana???

Categories StartupPosted on

up

Team kecil VS Team Besar, Lebih Solid Mana???

Tim kerja yang solid

x

Opportunity-Advisor.com || Suksesnya sebuah perusahaan salah satunya disebabkan karena adanya tim kerja yang solid di dalam tubuh perusahaan tersebut. Sekilas mungkin kita berpikir, dengan membangun sebuah tim yang besar untuk mengerjakan hal-hal besar akan lebih efektif, tetapi faktanya tak begitu.

Sama halnya dengan bisnis, jangan pernah meremehkan tim-tim kecil sebuah perusahaan, sebab ternyata ada banyak perusahaan raksasa dunia yang memulai kerjanya dengan tim kecil.

Lalu manakah yang lebih baik, tim besar atau tim kecil?

Dalam merancang sebuah produk, tim kecil menjadi pilihan yang dilakukan banyak orang. Bahkan sekelas Perusahaan Nike pun ternyata dalam merancang produknya hanya membutuhkan 3 orang saja.

Mengelola banyak orang dengan mengelola sedikit orang tentunya lebih mudah yang sedikit. Mengelola banyak ide juga lebih sulit dibandingkan ide beberapa orang saja.

Kekompakan dalam tim yang besar akan lebih sulit diwujudkan dibandingkan tim yang kecil. Tim kerja yang solid sebisa mungkin membangun kekompakan agar energinya tidak habis terpakai.

 

Mengapa Tim Kerja yang Solid Dimulai dari Tim Kecil?

Team kecil VS Team Besar Bagusan Mana?

Pernahkah Anda melihat sebuah mobil besar yang membawa banyak beban di sebuah jalan raya?

Selain geraknya lambat, mobil ini juga lebih beresiko mengalami bahaya. Bandingkan dengan mobil kecil yang bisa melaju lebih cepat. Mobil kecil ini bisa menghindari berbagai rintangan dengan mudah saat berada di jalanan.

Baca Juga : Mengetahui Apa Itu Startup? Pengertian dan Ukurannya

Sama halnya dengan tim yang sedang Anda bangun.

Mengapa tim kecil dipandang lebih baik dibandingkan tim besar? Sebab energy Anda akan lebih terfokus pada kerja dibanding mengurusi tim itu sendiri. Berikut ini beberapa alasan mengapa tim kerja yang solid lebih mungkin dirasakan pada tim yang kecil:

 

1. Membangun Komitmen yang Lebih Mudah

Efek Ringelman menjelaskan, semakin banyak orang tergabung dalam tim, maka komitmen yang diberikan oleh tiap orang tersebut akan semakin kecil

Sebagai analoginya begini, saat dua orang menarik tali, maka energy yang akan dikeluarkan masing-masing orang 50%.

middle

Jika orang ditambah menjadi 4 orang, maka energy yang dikeluarkan tiap orang menurun menjadi 25%.

Demikian halnya dengan sebuah tim. Semakin besar tim yang Anda bangun, komitmen dari tiap orangnya akan semakin kecil.

 

2. Kerjasama yang Lebih Mudah

Menghasilkan tim kerja yang solid dengan tim yang kecil juga disebabkan alasan alur distribusi kerja yang lebih kecil. Dengan tim yang kecil, alur pun lebih kecil sehingga sistem kerjasama yang baik bisa lebih terwujud.

Semakin banyak orang yang terlibat di dalam tim, maka waktu yang Anda butuhkan untuk menyamakan ide, pola pikir yang melahirkan kerjasama yang baik akan semakin sulit.

Terlebih lagi jika beberapa individu ada yang ingin terlihat menonjol dari yang lain, ini akan semakin sulit. Bukannya mewujudkan kerjasama, energy Anda akan habis terpakai untuk mengurusi perbedaan dan perdebatan pendapat.

 

3. Tim yang Besar Terkadang Malah Menambah Masalah

Banyak orang yang ketika timnya sedang ada masalah lalu menambah lagi jumlah timnya.

Akibatnya bukan malah jadi solusi tapi akan semakin banyak hal yang dikerjakan. Belum lagi selesai masalah dalam tim yang ada, datang lagi hal yang harus diurusi.

Baca Juga : Penerapan Strategi 4P dan Contohnya

Selesaikan lebih dulu masalah di dalam tim, baru kemudia jika ingin mengganti tim bisa Anda lakukan setelah semuanya beres. Ini yang penting Anda perhatikan jika ingin membangun tim kerja yang solid.

 

4. Produk yang Sedikit Pun Lebih Potensial untuk Dioptimalkan

Pemilik restoran mungkin berpikir, semakin banyak menyajikan menu maka potensi laku dari makanannya akan semakin besar.

Faktanya tidak demikian. Pelanggan butuh sesuatu yang lebih fokus dan optimal rasanya. Semakin banyak Anda memiliki produk, maka akan semakin sulit Anda mengoptimalkan rasanya agar lebih khas dan unik.

 

Kesimpulan: Mana yang Lebih Baik??

Jika Anda ingin membuat suatu hal yang besar, maka Anda harus menciptakan batasan kreatif yang jelas.

Mengoptimalkan sesuatu yang sudah ada untuk bisa lebih sukses dan tumbuh besar jauh lebih baik dibandingkan Anda terus menambah skala, menambah biaya, menambah tim dan seterusnya.

Baca Juga : Tips Membangun Kerjasama dengan Perusahaan Besar Bagi Startup

Hal tersebut tak akan ada batasnya. Justru resiko akan semakin besar. Tim kerja yang solid sudah terbukti lebih banyak dalam bentuk tim kecil. Menjadi besar bila sudah waktunya, bila Anda bisa memastikan segalanya sudah siap dan solid.

Bellow

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *