Mengenal Marketing Representative yang Sebenarnya

Categories MarketingPosted on

up

Mengenal Marketing Representative yang Sebenarnya

Mengenal Marketing Representative yang Sebenarnya

x

Opportunity-Advisor.com || Di sebuah perusahaan, posisi marketing representative cukup memiliki peran yang strategis. Perannya sangat penting, bukan hanya sekedar soal jual menjual barang atau jasa, tetapi pengembangan marketing perusahaan juga turut menjadi tanggung jawab seorang yang bekerja di bidang itu.

Definisi marketing seringkali diidentikkan dengan pekerjaan sales semata. Sebuah perusahaan pun banyak yang membuka posisi dengan keterangan sebagai marketing, faktanya terkadang hanya sekedar sales semata.

Seorang sales hanya fokus menjual produk atau jasa, sementara marketing ikut terlibat dalam evaluasi dan penentuan kebijakan pemasaran perusahaan. Jadi tugas dan tanggung jawab seorang marketing lebih luas dan terlibat dalam perusahaan.

Kata representative sendiri dimaknai sebagai sifat merepresentasikan perusahaan tempat ia bekerja. Dalam artian benar-benar memahami produk, perusahaan dan strategi yang dibuat. Sebab marketer inilah nanti yang akan memperkenalkan produk atau jasa kepada konsumen.

Baca Juga : Tugas Seorang Marketing Komunikasi yang Harus Anda Tahu

Tidak perlu malu menjadi seorang marketing, sebab pekerjaan ini menjadi salah satu yang paling penting bagi perusahaan. Tanpa adanya sistem marketing yang baik, produk atau jasa yang bagus sekalipun tak akan dikenal orang. Itulah alasannya mengapa Anda perlu tau, bagaimana sih sebenarnya posisi seorang marketing representative tersebut.

 

Tugas dan Tanggung Jawab Marketing Representative

Pekerjaan sebagai seorang marketing ternyata bukan hal yang sederhana. Seseorang yang ingin benar-benar serius menjalani pekerjaan ini dituntut untuk memiliki kemampuan multitasking dalam menjalankan tugas.

marketing representative

Tugas

middle

Lalu apa saja yang menjadi tanggung jawab marketing representative yang sebenarnya? Berikut di antaranya:

  • Mengontrol dan melakukan evaluasi marketing sesuai dengan yang menjadi target perusahaan. Termasuk juga target pribadinya dalam skala bulanan atau waktu yang lain dapat tercapai dengan baik.
  • Mengetahui nilai atau value produk/ jasa yang dimiliki perusahaan tempat ia bekerja, memastikan masyarakat mengenal produk atau jasa tersebut. Proses pengenalan ini bisa dilakukan melalui iklan, promosi dan sejenisnya.
  • Tugas seorang marketing representative  selanjutnya adalah membangun dan menjalin hubungan yang baik dengan pihak-pihak lain yang mendukung marketing seperti instansi atau lembaga lainnya.
  • Merancang, menentukan dan merumuskan strategi marketing, termasuk juga melakukan menetapkan anggaran yang dibutuhkan.
  • Menjaga nama baik perusahaan, termasuk juga menjalin hubungan baik dengan konsumen. Sebab pihak yang paling mudah dihubungi konsumen dari sebuah perusahaan adalah bagian marketing.
  • Melakukan penjualan produk atau jasa pada konsumen secara langsung, termasuk juga mengontrol capaian penjualan tersebut apakah sesuai dengan ekspektasi perusahaan atau tidak.

 

Petimbangan Perusahaan dalam Memilih

Kualifikasi seorang marketing di antaranya yang sangat menentukan dan dinilai oleh sebuah perusahaan adalah:

  1. Tingkat pendidikan, syarat umum pekerjaan saat ini dinilai dari pendidikan. Meskipun untuk beberapa jenis produk atau jasa tertentu, pendidikan ini bisa minimal SLTA.
  2. Pengalaman sebagai marketing juga sangat menentukan. Biasanya seorang marketing akan memiliki relasi. Pengalaman membuat relasi percaya, membuat strategi yang inovatif dalam marketing akan sangat membantu Anda diterima sebuah perusahaan.
  3. Memiliki soft skill yang bagus, dalam hal penampilan, tata bicara dan adab, energik dalam penampilan dan sejenisnya. Sebab seorang marketing representative  akan menjadi representasi dari perusahaan tempat ia bekerja, maka hal ini benar-benar akan menentukan kesan di mata konsumen.
  4. Memiliki ide-ide yang inovatif dalam membuat strategi marketing. Cepat tanggap terhadap keberadaan pesaing yang memberikan ancaman pada kondisi perusahaan.

Dan pada kondisi perkembangan internet yang pesat saat ini, seorang calon marketing juga harus mengetahui strategi marketing online.

Marketing online ini terkait media saja, dimana media yang dimanfaatkan adalah internet. Dan mendukung dari strategi marketing dunia nyata yang sudah dibuat.  Fokus di internet marketing pun cukup mungkin untuk dilakukan, asalkan optimal hasilnya pun akan sangat menguntungkan.

 

Kesimpulan

Dari pemaparan di atas, bisa kita pahami bahwa yang dikatakan sebagai seorang marketing bukanlah semata-mata seorang sales yang berjualan. Ini persepsi umum di masyarakat ketikan mendengar istilah marketing.

Faktanya ternyata tidak demikian bukan? Seorang marketer juga memiliki andil dan tanggung jawab terhadap kondisi perusahaan tempat ia bekerja.

Baca Juga : Cara Mudah Mmebuat Sales Funel untuk Bisnis Anda

Orang berpikir pekerjaan sebagai marketing ini melelahkan, kelas rendah dan terkesan tidak disukai orang saat melakukan jualan langsung.

Semestinya seorang marketing representative  dapat bekerja sesuai job desk nya, sehingga kerja-kerjanya lebih cerdas dan tidak membosankan. Konsumen pun  menjadi tidak bosan berinteraksi. Kamu tertarik bekerja sebagai marketer?

Bellow

2 comments

  1. Tugas Marketing memang jadi ujung tombak meningkat atau tidaknya bisnis perusahaan, apalagi di era yang mengarah ke digital.. tugas marketing jadi makin beragam. Biasanya sampai sini perusahaan mengambil tenaga ahli lain yaitu Digital Marketing, mengapa perusahaan sampai berani meng-hire tenaga ahli baru? Karena pemasaran lewat teknologi digital sangat besar potensinya.. bahkan sekelas UKM pun bisa beromset Milyaran lewat digital marketing..

    Regards, Raafi
    Owner Plaza Bisnis

    *NB: Oya, saya nulis artikel terbaru tentang teori Marketing Mix di web saya, mungkin bisa jadi referensi tulisannya kedepan. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *