Ketahui Terlebih Dahulu Pedoman Dalam Membuat Sales Plan

Categories MarketingPosted on

Ketahui Terlebih Dahulu Pedoman Dalam Membuat Sales Plan

pedoman dalam membuat sales plan

Opportunity-Advisor.com || Pemilik perusahaan tentunya ingin dan berharap tinggi jika “brand” perusahaannya dikenal luas oleh masyarakat dan memiliki nilai penjualan tinggi dari hari ke hari. Kondisi tersebut hanya akan terjadi jika perusahaan memiliki sales plan yang baik.

Membuat sales plan yang baru akan membantu mendongkrak penjualan produk perusahaan, sekaligus mengetahui kecacatan dari sales plan yang telah digunakan sebelumnya. Hadirnya sales plan sangat dibutuhkan oleh perusahaan karena akan menunjang pergerakan dan pertumbuhan perusahaan.

Masing-masing perusahaan tentunya menggunakan sales plan yang berbeda, tergantung dari produk dan target penjualannya. Namun untuk pedoman dalam membuat sales plan, hampir semuanya menggunakan pedoman yang sama.

 

Pedoman Membuat Sales Plan Untuk Meningkatkan Penjualan

Ketahui Terlebih Dahulu Pedoman Dalam Membuat Sales Plan

Perusahaan yang memiliki pendapatan tinggi, bukanlah perusahaan yang merasa puas ketika kondisi perusahaan stabil, karena stabil sama dengan flat di tengah-tengah, artinya perusahaan butuh stimulus untuk naik ke puncak kesuksesan.

Baca Juga : Ingin Membangun Bisnis? Inilah Syarat Membuat SIUP

Dengan menggunakan sales plan yang bagus dan tenaga marketing yang handal, perusahaan bisa berkembang menjadi lebih baik bahkan lebih maju dari pesaingnya. Inilah beberapa pedoman dalam membuat sales plan:

Membentuk Tim yang Handal

Saat membuat sales plan, Anda bisa melihat sekeliling Anda, apakah ada orang yang mampu mengeksekusi sales plan dengan baik? Bila tidak ada, apakah Anda memiliki budget lebih untuk merekrut marketing?

Jika Anda telah memiliki tim, dedikasikan tim Anda untuk mengerjakan sales plan tersebut dengan baik dan sesuai sasaran. Jangan asal memasukan orang pada tim karena bisa saja mempengaruhi kinerja dari seluruh anggota yang ada.

Membuat Budget Marketing

Sebelum membuat sales plan, perkirakan berapa banyak budget marketing yang dibutuhkan. Budget ini harus konsisten dengan pertumbuhan yang diinginkan, jangan sampai perusahaan mengeluarkan banyak dana untuk marketing namun marketing tidak bisa membuat sales plan yang baik dan membangun.

Akan lebih baik jika budget marketing tidak lebih banyak dari budget marketing di tahun lalu.

Melihat dari Data Sales Plan Sebelumnya

Data-data yang tertulis pada sales plan yang digunakan sebelumnya bisa menjadi pedoman dalam membuat sales plan yang baru. Anda bisa melihat apa saja poin penting yang membuat sales plan sebelumnya kurang berhasil meningkatkan penjualan produk.

Baca Juga : Inilah Persyaratan Membuat NPWP

Olah data yang sudah ada dengan menambahkan yang perlu ditambahkan dan mengurangi yang perlu dikurangi, apalagi jika produk yang ingin dijual, tidak berbeda jauh dari produk sebelumnya.

Membuat Executive Summary

Ketika membuat sales plan lalu mengajukannya pada pihak-pihak yang menjalin kerja sama baik dengan perusahaan Anda, tentunya Anda ingin hasil yang lebih positif dari rancangan sales plan sebelumnya.

Pastikan Anda sudah memasukan unsur executive summary sebagai pedoman awal membuat sales plan. Partner bisnis Anda tentunya ingin mengenal lebih dekat tentang perusahaan yang sedang Anda jalankan.

Melakukan Survey Permintaan Pasar

Supaya perusahaan bisa memasarkan produk maupun jasa dengan baik dan tepat sasaran, maka Anda wajib menentukan target customer pada sales plan yang sedang Anda susun, untuk itu Anda perlu melakukan survey permintaan pasar.

Makin detail dan mendalam data yang coba Anda kaji maka makin baik. Anda juga bisa melakukan penelitian sederhana mengenai customer behavior yang pastinya akan sangat bermanfaat untuk menjalankan kegiatan sales Anda.

Contohnya jika perusahaan Anda memproduksi minuman gelas, coba lakukan survey dari usia anak-anak hingga orang dewasa, untuk mengetahui jenis varian rasa apa yang paling banyak disukai.

Mencatat Keunggulan Produk

Pedoman dalam membuat sales plan baiknya tidak melupakan unique selling preposition. Anda harus mencata semua keunggulan yang ada pada jasa maupun produk yang ditawarkan untuk kemudian memaparkannya secara rinci pada sales plan.

Baca Juga : Begini Cara Menemukan Ide Bisnis Baru!

Dengan USP ini, Anda bisa membandingkan produk perusahaan Anda dengan produk dan jasa yang ditaarkan oleh competitor. Sehingga untuk membuat sales plan yang selling, Anda tidak akan mengalami hambatan maupun kesulitan.

Semoga pedoman dalam membuat sales plan di atas, dapat membantu perusahaan menjadi lebih maju berkat peningkatan penjualan dari produk baru yang menjadi andalan perusahaan Anda saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *