Ketahui 7 Tips Membangun UMKM untuk Pemula

Categories StartupPosted on

Ketahui 7 Tips Membangun UMKM untuk Pemula

Ketahui 7 Tips Membangun UMKM untuk Pemula

Opportunity-Advisor.com || Terkadang banyak orang yang ingin menjadi seorang pengusaha dan mampu mengelola bisnisnya dengan baik. Pekerjaan ini bisa muncul dari keinginan diri sendiri sejak dini. Bisa juga sebagai pelarian dari pekerjaan menjadi seorang karyawan yang selalu bekerja di bawah kendali atasannya.

Salah satu usaha yang sebagian besar dikembangkan saat ini adalah UMKM. Pengusaha yang bergerak di bidang UMKM harus mengetahui tips membangun UMKM agar usahanya bisa berjalan sukses ke depannya.

UMKM adalah singkatan dari Usaha Mikro Kecil Menengah. UMKM merupakan kelompok usaha dengan jumlah paling besar dan tahan terhadap guncangan krisis ekonomi.

Namun banyaknya kelompok usaha yang terlibat di dalam UMKM membuat para komponen pekerjanya tak bisa sembarangan melakukan bisnis.

Apalagi jika bisnis tersebut baru dijalankan. Harus ada kerjasama yang solid antara pengusaha dengan karyawannya untuk membentuk UMKM yang lebih maju.

7 Tips Membangun UMKM untuk Pemula

Selain kerjasama, ada 7 tips membangun UMKM untuk pemula yang harus Anda ketahui agar tidak salah jalan. Ketujuh tips itu adalah:

tips membangun UMKM

1. Tentukan jenis usaha sesuai minat dan bakat

Modal utama untuk membangun sebuah bisnis/usaha adalah minat dan bakat (kemampuan). Pasalnya, seseorang akan dengan mudah melakukan suatu pekerjaan jika ia menyukai pekerjaan tersebut.

Hal ini untuk mencegah terjadinya situasi yang sulit dalam mengembangkan bisnis Anda jalani, sehingga akan membuat Anda terus berusaha untuk memperbaiki kualitas bisnis dengan baik.

Baca Juga : Cara Mengelola Keuangan Bagi Seorang Karyawan

Dengan diiringi tanggung jawab dan strategi yang tepat, maka bisnis Anda pun akan mengalami kemajuan.

Misalnya, Anda meruapakan seseorang yang suka bercocok tanam tanaman hias. Kemudian anda bisa melakukan teknik penanaman tumbuhan dengan baik, mudah, efektif, dan efisien. Hasilnya, tanaman hias Anda akan tumbuh cantik dan subur, serta banyak pelanggan yang tertarik dengan produk Anda.

2. Luruskan niat, disiplin dan bekerja keras

Tips membangun UMKM ini sangat bergantung pada kepribadian Anda sendiri. Sebelum memulai sesuatu, pastikan terlebih dahulu Anda harus meluruskan niat Anda.

Ketika suatu saat bisnis mengalami kegoncangan, Anda harus berpegang teguh pada niat untuk selalu bangkit.

Disiplin juga sangat diperlukan dalam membangun UMKM. Disiplin ini sering dikaitkan dengan disiplin waktu. Seperti memenuhi janji dengan para client, vendor, supplier, dan sebagainya.

Kemudian, miliki sifat pekerja keras dalam diri Anda. Sehingga Anda akan selalu semangat mengelola bisnis Anda dengan baik. Dan tidak gentar dengan kesulitan yang dihadapi. Seorang pekerja keras pasti akan menikmati kesuksesannya kelak.

3. Susunlah rencana bisnis dengan cerdas

Tips membangun UMKM yang ketiga adalah menyusun rencana bisnis dengan cerdas. Pebisnis yang cerdas akan memiliki banyak strategi untuk memajukan usahanya. Strategi tersebut dapat berupa business plan.

Business plan meliputi:

  • deskripsi usaha,
  • sektor dan jenis usaha,
  • target pasar,
  • strategi pemasaran,
  • kompetitor,
  • tujuan jangka waktu tertentu (pendek, menengah, dan jangka panjang),
  • dan rencana-rencana lainnya.

Jika Anda berhasil menyusun hal ini, maka kami yakin bisnis Anda akan lebih cepat berkembang. Daripada orang lain yang cenderung merencanakan bisnisnya secara dadakan.

4. Siapkan Strategic Plan dan SOP yang jelas dan terukur

Strategic Plan dan SOP adalah dua perangkat utama dalam menjalankan bisnis Anda, sebagai tips membangun UMKM.

Strategic Plan merupakan sebuah perangkat manajemen untuk mengelola bisnis saat ini dan masa yang akan datang.

Baca Juga : Mengetahui Rahasia Sukses di Balik Bisnis Orang China

Strategic Plan bisa Anda gunakan sebagai petunjuk dan tolak ukur berkembangnya bisnis tersebut. Apabila suatu saat muncul kendala dan tantangan, Anda bisa dengan cepat mengatasinya.

SOP (Standard Operating Procedure) merupakan kumpulan dari perintah kerja dalam bentuk tulisan yang rinci. SOP ini berfungsi sebagai acuan mengenai aturan yang harus dijalankan oleh para pekerja.

SOP juga dapat mencegah terjadinya para karyawan yang bekerja lebih dari 1 bidang. Sehingga dapat terhindar dari maslaah internal karyawan.

5. Perluas relasi bisnis Anda

Relasi bisnis (networking) harus Anda perluas dalam menjalankan bisnis UMKM. Hal ini untuk mempermudah Anda dalam menemukan partner bisnis, supplier, maupun franchisee. Agar usaha Anda dapat dikembangkan bersama dengan komponen tersebut.

Anda juga harus memiliki mentor dan komunitas wirausahawan yang selalu memberikan referensi tips membangun UMKM yang Anda jalani. Dengan begitu, semua kesulitan dalam UMKM bisa Anda atasi dengan baik.

6. Manfaatkan sosial media untuk promosi

Di era milenial ini, seseorang lebih sering membuka sosial media di dalam gadgetnya. Inilah yang menjadi alasan mengapa Anda harus memanfaatkan fitur sosial media dengan baik. Tak lain sosial media sebagai promosi bisnis UMKM Anda. Sosial media yang dimaksud meliputi:

  • Facebook,
  • Instagram,
  • WhatsApp,
  • Line,
  • BBM, dan lain-lain.

Promosi ini bisa Anda lakukan dengan membuat website, toko online, atau memperbanyak sosmed mengenai bisnis Anda.

7. Manfaatkan pinjaman untuk mengembangkan usaha

Jika usaha Anda berjalan dengan stagnan dalam waktu yang cukup lama, Anda harus menyiapkan strategi meminjam modal. Tujuannya agar usaha Anda semakin maju dan terkenal di kalangan luas.

Tips membangun UMKM yang terakhir adalah memilih jasa penyedia pinjaman modal usaha yang terpercaya dan tanpa jaminan. Hal ini sangat cocok bagi para pebisnis yang belum memiliki aset lebih. Misalnya saja, mengambil pinjaman dengan cara membayarnya secara kredit tanpa jaminan.

Baca Juga : Tips Membangun Marketing Yang Baik Untuk Sebuah Bisnis

Itulah beberapa tips membangun UMKM yang harus dilakukan oleh pebisnis pemula. Bagi pebisnis yang sudah cukup expert, Anda juga harus berpegang teguh pada 7 tips tersebut. Sebab UMKM cukup rentan terhadap dinamika perekonomian suatu wilayah.

Oleh sebab itu, rencanankan strategi bisnis dengan baik untuk mendapatkan hasil bisnis yang gemilang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *