Begini Tips Dalam Memilih Karyawan yang Baik dan Benar

Categories StartupPosted on

Begini Tips Dalam Memilih Karyawan yang Baik dan Benar

tips memilih karyawan yang baik 1024x683 - Begini Tips Dalam Memilih Karyawan yang Baik dan Benar

Opportunity-Advisor.com || Bingung punya karyawan selalu bermasalah dan berganti-ganti? Ketahui lebih dulu bagaimana tips memilih karyawan yang baik dan bisa diajak kerja sama.

Salah satu dilema bagi pengusaha baru adalah memiliki karyawan. Karyawan dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas perusahaan. Akan tetapi pada kondisi yang masih baru dengan keadaan keuangan yang pas-pasan, tak mudah memang mencari karyawan.

Mencari karyawan yang bekerja keras dengan gaji yang masih standar tentu bukan hal yang mudah.

Lain lagi jika bisnis usahanya sudah besar, dengan gaji yang besar menemukan karyawan dengan kualifikasi terbaik akan lebih mudah. Meskipun dalam hal kesetiaan dan etos kerjanya juga terkadang tak mudah.

Tetapi menemukan karyawan terbaik tetap harus Anda lakukan jika usaha bisnis ingin berkembang.

Mengerjakan bisnis sendiri selamanya tak akan bisa, sebab tak ada di dunia ini pengusaha sukses yang mengelola bisnisnya sendiri tanpa karyawan. Jadi mulailah mencari karyawan.

 

5 Tips Memilih Karyawan yang Baik dan Benar

Bagaimana cara menemukan karyawan yang baik? Apakah cukup hanya dengan kesesuaian standar gaji dan penampilan saja.

Jika tidak selektif dalam memilih karyawan, yang terjadi adalah gonta-ganti karyawan yang begitu sering terjadi. Hal ini tentu tidak baik untuk perkembangan bisnis Anda.

Dari pada gonta-ganti, lebih baik Anda lebih selektif di awal dalam memilih karyawan. Berikut ini tipsnya:

tips memilih karyawan yang baik

Latar Belakang Karyawan

Ini hal pertama yang harus Anda investigasi. Siapa yang bersangkutan, dari mana asalnya, bagaimana keluarganya, bagaimana pergaulannya, apa pekerjaannya sebelum ini, kenapa resign dan sebagainya.

Baca Juga : Mengenal Marketing Funnel Beserta Contohnya

Cara yang paling mudah Anda lakukan adalah dengan mengecek social media yang dimiliki calon karyawan tersebut.

Di situ Anda bisa melihat bagaimana akhlak, pergaulan hingga kemampuan dari calon karyawan. Tips memilih karyawan yang baik ini tak perlu Anda sampaikan pada calon karyawan.

 

Melihat Curiculum Vitae

Setelah menemukan opini tersendiri tentang calon karyawan, silakan lihat bagaimana CV nya. Apakah menarik untuk perusahaan Anda atau tidak.

Meskipun pembuatan CV lamaran kerja saat ini bisa dibuatkan oleh penyedia jasa, setidaknya beberapa poin yang tercantum bisa Anda konfirmasi kepada yang bersangkutan.

 

Lakukan Wawancara

Jika tertarik juga dengan CV calon karyawan tersebut, maka tips memilih karyawan yang baik adalah wawancara.

Ini fase paling penting dimana Anda bisa mengkonfirmasi segala informasi yang selama ini menjadi opini di kepala Anda tentang calon karyawan.

Melalui komunikasi verbal dan nonverbal, Anda bisa menilai apakah karyawan tersebut memang punya i’tikad baik atau tidak dalam bekerja.

Bahkan ada banyak perusahaan yang memanfaatkan psikolog untuk mengetahui kepribadian karyawan.

 

Contoh Hasil Pekerjaan

Fortofolio menjadi hal yang paling sering diminta oleh perusahaan terhadap calon karyawannya. Misalnya seorang desainer, seorang penulis dan pekerjaan lainnya seringkali diminta contoh hasil kerjanya.

Jadi jika ingin cari karyawan, jika memang ada fortofolio yang dihasilkan, jangan pernah lupa untuk melihat dan menilainya lebih dulu. Jika cocok tentu akan lanjut pada tahap selanjutnya.

 

Lakukan Uji Kompetensi

Tips memilih karyawan yang baik  selanjutnya adalah dengan uji kompetensi. Tak puas begitu saja dengan fortofolio, Anda pun bisa membuat uji kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.

Mungkin saja hasil contoh pekerjaan yang ada belum sesuai dengan kondisi perusahaan, maka bisa dibuat tahapan ini.

Sebagai penilaian akhir sebelum akhirnya Anda memutuskan yang bersangkutan diterima atau tidak sebagai karyawan.

Kompetensi ini juga bisa bersifat akademik, psikologi dan teknis. Sesuai dengan jenis pekerjaan yang dilamar.

 

Maksimalkan dengan Psikotest

Beberapa jenis pekerjaan membutuhkan test psikologi sebelum dinyatakan lulus. Cara ini dilakukan oleh perusahaan atau pemilik bisnis untuk mengetahui kondisi kejiwaan calon karyawan.

Apalagi jika jenis pekerjaan ini semacam guru, sales dan sebagainya yang banyak interaksi dengan orang lain.

Menggunakan psikotes ini tentu menjadi hal penting agar pemilik perusahaan mengetahui kondisi psikologi karyawannya.

Baca Juga : Mengetahui Pentingnya Akuntan Publik dalam Sebuah Usaha

Kesalahan yang sering dibuat oleh pemilik bisnis adalah mencari karyawan hanya karena faktor kedekatan dan ketertarikan fisik.

Jika memang memiliki kompetensi yang memadai tentu tak jadi soal, tapi jika tidak yang rugi tentu perusahaan juga.

Tips memilih karyawan yang baik di atas bisa Anda terapkan dengan baik dan selektif. Jika sudah tahu latar belakang calon karyawan tentu akan lebih baik dan memudahkan Anda mengambil keputusan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *