Panduan Membuat Sales Funnel Sederhana

Categories MarketingPosted on

Panduan Membuat Sales Funnel Sederhana

sales funnel

Opportunity-Advisor.com || Di dalam dunia marketing online, istilah sales funnel bukan lagi menjadi hal yang asing. Mungkin kamu sudah mencoba iklan berbayar di beberapa social media, tetapi belum terlihat hasil peningkatan closing yang didapatkan. Salah satu sebabnya karena kamu belum menerapkan tentang strategi yang satu ini.

Strategi ini didefinisikan sebagai serangkaian proses yang dijalankan pebisnis dalam rangka merubah pikiran seorang pembeli dari belum siap menjadi siap dan memutuskan untuk membeli suatu produk.

Seperti yang kita tahu, ada tahapan-tahapan yang ada di pikiran calon pembeli sebelum ia memutuskan untuk membeli suatu produk, yakni awareness (menyadari), knowledge (mengerti), liking (menyukai), conviction (yakin) dan terakhiri purchase (membeli).

Kenapa iklan yang kamu buat seolah tak berefek pada peningkatan jumlah buyer yang didapat? Mungkin saja ada salah satu bagian penting yang kita tinggalkan..

Pembeli belum bisa mengambil keputusan untuk membeli karena merasa belum yakin dan seterusnya. Sales funnel inilah yang dapat membantu kamu mengatasi hal tersebut.

 

Cara Membuat Sales Funnel Sederhana untuk Bisnis Online

Bila kamu ingin meledakkan omset bisnis secara bertahap, maka kamu juga harus tahu bagaimana sih cara membuat sales funnel dimulai dari yang sederhana lebih dulu.

Dari sini kamu bisa mempelajari bagaimana cara dan strategi untuk membuat pembeli akhirnya yakin dan closing. Untuk Anda yang belum tahu bagaimana cara membuat sales funnel, berikut kami hadirkan ulasannya.

sales funnel

  1. Read magnet

Read magnet merupakan sebuah konten tulisan yang bagus dengan tujuan untuk mengedukasi calon pembeli. Edukasi bisa terkait apa saja yang erat hubungannya dengan produk yang kamu jual.

Misal kamu bisnis buku, buatlah konten tentang manfaat membaca buku, tips membaca buku, tips membeli buku dan sejenisnya.

Baca Juga : Tips Jitu Marketing Jualan Online Yang Terbukti Efektif

Ada beberapa pola yang bisa kamu pilih untuk menerapkan read magnet  dari sales funnel ini, yakni konten berisi how to atau tips, berbentuk daftar atau list (misalnya ‘daftar 10 judul buku paling laris minggu ini) serta yang terakhir study kasus (kisah pengalaman yang mengedukasi calon pembeli untuk memilih suatu produk).

Konten yang sudah kamu buat bisa disebar ke email marketing, social media, FB ads, fanspage fb, SEO dan sebagainya. Dengan mengklik tulisan tersebut, pengunjung akan langsung terhubung dengan toko online kamu.

 

2. Lead magnet

Cara membuat sales funnel selanjutnya adalah melalui lead magnet. Langkah ini bertujuan untuk menangkap nomor hp dan alamat email dari pengunjung website. Bisa juga kamu lakukan dengan bantuan social media yang lainnya.

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menangkap database calon pembeli ini, di antaranya:

  • Membagikan e-book gratis via wa (kumpulkan wa calon pembeli dengan membuat pengumuman di social media)
  • Membuat webminar di social media, saat ini misalnya banyak para pebisnis membuat kelas preview online gratisan di wa yang pada akhirnya ingin mempromosikan produk
  • Membuat diskon di website atau social media dengan syarat memberikan database yang diminta
  • Membuat free trial info tertentu dengan meminta email atau wa

 

3. Produk penetrasi

Produk tempelan dalam bahasa sederhananya. Maksudnya adalah kamu menampilkan produk yang harganya lebih murah dibandingkan produk utama yang kamu jual.

Pembeli akan merasakan manfaat dari produk penetrasi ini sehingga penasaran untuk mendapatkan produk utama yang kamu jual. Ini adalah bagian dari sales funnel yang juga bisa kamu lakukan. Terbukti membuat pembeli penasaran.

Baca Juga : Ketahui Tool Instagram Gartis dan Berbayar untuk Meningkatkan Penjulan

Salah satu  strategi menjual produk penetrasi ini kita kenal dengan istilah one time offer (OTO). Misalnya, ‘promo special untuk  Anda, buku strategi meledakkan omset  bisnis di whatsapp’.

Buku itu adalah produk penetrasinya, sementara produk utamanya mungkin layanan bisnis lain yang lebih besar kamu jalankan.

 

4. Produk utama

Bila kamu sudah melewati beberapa tahapan di atas, menjual produk atau jasa utama akan lebih mudah meskipun harga atau tarifnya mahal. Pada tahapan ini sales funnel yang kamu jalankan semestinya sudah harus mendapatkan hasil. Edukasi akan nilai yang dimiliki jasa atau produk yang kamu miliki sudah masuk dalam tiga tahapan sebelumnya.

Nah, pada tahapan ini juga, kamu sudah bisa menjaga loyalitas buyer melalui strategi email marketing.

Email marketing ini biaya cukup terjangkau tetapi menawarkan pola penjagaan pelanggan yang cukup baik. Tinggal diatur waktunya yang terbaik sehingga pembeli tidak buru-buru unsubscribe.

Baca Juga : Rincian Lengkap Biaya Menggunakan Instagram Ads

Beberapa hal di atas merupakan panduan sales funnel  sederhana yang bisa kamu lakukan. Cukup mudah dipahami terutama bagi pemula yang belum begitu banyak pengalaman tentang bisnis online. Seiring pengalaman yang berkembang, strategi akan semakin banyak lagi yang bisa kamu terapkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *