Penerapan Sales Funnel dalam Sebuah Bisnis

Categories MarketingPosted on

Penerapan Sales Funnel dalam Sebuah Bisnis

Penerapan Sales Funnel dalam Sebuah Bisnis

Opportunity-Advisor.com || Dalam sebuah bisnis baik online maupun offline, strategi marketing adalah salah satu hal penting yang perlu dipelajari sekaligus diterapkan untuk meningkatkan penjualan. Teori marketing seperti sales funnel membantu pengusaha memahami perjalanan pelanggan dari pertama kali mengenal bisnis Anda hingga memutuskan menjadi pembeli.

Penerapan sales funnel perlu dilakukan karena berdasarkan penelitian, hanya 50% dari pasar atau pelanggan yang siap untuk membeli produk yang ditawarkan, sedangkan pelanggan lainnya memiliki pertimbangan lebih banyak sebelum memutuskan untuk menjadi pembeli.

50% yang masih belum siap membeli inilah yang harus dibantu terlebih dahulu agar mereka memutuskan untuk menjadi pembeli.

Untuk menjaring para pelanggan ini, Anda perlu menjalin komunikasi yang baik dengan mereka, mengajak mereka lebih mengenal usaha Anda, serta menyampaikan manfaat yang bisa mereka dapatkan sebagai pelanggan. Memang prosesnya membutuhkan waktu yang lama, namun hal ini dapat mengubah mereka yang awalnya hanya tertarik menjadi seorang pembeli tetap, dan ini sangat baik untuk marketing anda.

 

Menerapkan Sales Funnel dalam Sebuah Bisnis

Untuk penerapan sales funnel yang efektif, Anda harus memahami terlebih dahulu setiap tahapannya. Beberapa tahapan yang kami maksud disini adalah Awareness, Interest, Evaluation, Trial, sampai dengan Adoption. Selanjutnya, terapkan rencana pemasaran Anda sesuai dengan tahapan sales funnel tersebut.

Penerapan sales funnel

  1. Membuat materi bacaan

Tahap pertama adalah membuat audiens menyadari keberadaan produk atau brand Anda. Untuk melakukannya, Anda perlu mengedukasi calon pembeli agar mereka bisa mengatasi masalahnya sendiri. Dalam tahapan ini, fungsi tulisan tersebut masih belum berupa promosi atau jualan.

Baca Juga : Cara Mudah Membuat Sales Funnel

Sebagai contoh, jika target pemasaran Anda adalah mereka yang sedang berusaha menurunkan berat badan, maka Anda bisa membuat tulisan tentang tips menurunkan berat badan, atau pengetahuan tentang pola makanan yang sehat; serta cara untuk mulai terbiasa aktif bergerak.

 

  1. Menyaring mereka yang tertarik dengan tulisan Anda

Beberapa orang akan tertarik dengan materi bacaan yang Anda berikan namun masih belum berniat membeli produk Anda. Beberapa orang yang tertarik inilah yang perlu diperhatikan dengan membuat komunikasi secara lebih intens dengan mereka.

Isi dalam tahapan kedua ini tentu lebih mendetail dari tulisan yang Anda buat di tahapan pertama. Anda bisa memberikan free trial atau diskon misalnya untuk menarik perhatian para pelanggan.

 

  1. Penetrasi Produk

Pada tahapan penerapan sales funnel ini, Anda sudah bisa melakukan produk penetrasi, namun, bukan produk utama yang ditawarkan. Tawarkan produk lain yang fungsinya sebgai penetrasi, biasanya berupa produk yang harganya jauh lebih murah dari produk utama.

Dalam sales funnel fungsi produk penetrasi ini adalah agar pelanggan mendapatkan pengalaman berbisnis dengan Anda. Ketika mereka sudah pernah merasakan pengalaman tersebut dan menyukai hasilnya, maka penjualan produk utama akan jauh lebih mudah.

Baca Juga : 3 Tool Whatsapp Marketing Untuk Meningkatkan Penjualan

Meski demikian, ada baiknya Anda membuat produk penetrasi ini sebagai sesuatu yang khusus atau penting. Misalnya dengan membuatnya sebagai produk penawaran terbatas.

 

  1. Pengenalan produk utama

Ketika ketiga tahapan di atas telah berjalan dengan baik dan mendapatkan respon yang baik pula dari pelanggan, maka langkah selanjutnya adalah menawarkan produk utama. Di tahapan ini penjualan akan lebih mudah karena pelanggan sudah memiliki wawasan, serta sudah pernah mencoba produk penetrasi yang ditawarkan sebelumnya.

Memang proses untuk mengubah seseorang dari yang asing sama sekali hingga menjadi pembeli tetap membutuhkan proses bisa memakan waktu lama. Namun dengan pendekatan menggunakan strategi sales funnel seperti ini, pelanggan akan merasa memiliki hubungan dengan produk Anda karena prosesnya yang perlahan dan bertahan. Inilah yang Anda inginkan agar seseorang bisa menjadi pelanggan tetap.

Baca Juga : Cara Mudah Pasang Iklan di Instagram

Setelah Anda berhasil mendapatkan pelanggan baru dengan memanfaatkan strategi sales funnel, pekerjaan Anda tidak berhenti sampai di sini saja. Anda masih perlu melakukan evaluasi ulang apakah sales funnel yang Anda terapkan sudah benar-benar efektif.

Terkadang Anda perlu mengubah beberapa aspek untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Misalnya, apakah jenis tulisan yang Anda hasilkan sudah berhasil menggiring calon pelanggan ideal Anda, atau apakah waktu pengiriman e-mail marketing Anda sudah tepat. Beberapa hal seperti ini perlu pengujian dan analisis rutin, namun ketika Anda  sudah menemukan formula yang tepat, maka penjualan juga akan ikut melesat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *