Mengenal Marketing Funnel Beserta Contohnya

Categories MarketingPosted on

Mengenal Marketing Funnel Beserta Contohnya

marketing funnel

Opportunity-Advisor.com || Dalam suatu kegiatan usaha, dikenal beberapa strategi dan teori pemasaran. Keduanya penting untuk memperlancar proses distribusi produk dari produsen ke pelanggn. Salah satunya adalah marketing funnel. Sebelum membahas lebih jauh, mari memahami terlebih dahulu pengertian marketing funnel.

Marketing funnel atau sales funnel adalah suatu diagram corong yang berfungsi untuk mengilustrasikan proses hipotesis perjalanan seorang pelanggan dari tidak tahu apa-apa soal suatu perusahaan atau produk sampai menjadi pelanggan dari perusahaan tersebut.

Ide dari strategi ini adalah menunjukkan iklan produk suatu perusahaan ke ke calon pelanggan ideal, kemudian perlahan-lahan menyaring para pelanggan tersebut melalui setiap tahapan pada funnel hingga akhirnya tersisa mereka yang menjadi pelanggan.

Setelah memahami pengertian marketing funnel di atas, mari membahas strategi pemasaran beserta contoh sales funnel dengan lebih rinci!

 

Tahapan Penting dalam Diagram Marketing Funnel

Ada 5 tahapan penting dalam strategi pemasaran ini. Kelima tahapan ini digunakan untuk mengilustrasikan interaksi yang dilalui seseorang bersama dengan perusahaan Anda dari yang awalnya asing dengan produk Anda hingga menjadi pelanggan setia. Berikut ini adalah kelima tahapan tersebut.

contoh sales funnel

  1. Awareness / Kesadaran

Tahapan ini terjadi ketika seseorang pertama kali menemukan merek, produk ataupun penawaran Anda. Misalnya ketika seseorang melihat iklan yang Anda buat di sosial media.

 

  1. Interest / Ketertarikan

Pada tahapan kedua ini, mereka yang melihat iklan Anda mulai menyadari keberadaan produk atau penawaran yang diberikan, tapi masih belum siap membeli produk atau menggunakan jasa tersebut. Mungkin mereka masih akan membandingkan produk Anda dengan kompetitor atau sedang menunggu penwaran khusus.

Baca Juga : Marketing Mix Strategi Jitu Memasarkan Produk

  1. Evaluation / Evaluasi

Tahap ketiga adalah ketika orang tersebut sudah tertarik dan sedang berusaha mencari tahu reputasi produk dan perusahaan Anda. Mungkin ia akan mencari tahu testimoni pelanggan yang pernah menggunakan produk atau jasa Anda, atau mencari tahu apakah Anda merupakan perusahaan yang kredibel.

 

  1. Trial / Uji Cobe

Tahapan keempat adalah ketika orang tersebut menilai bahwa perusahaan Anda tampaknya dapat dipercaya dan dapat mengatasi masalah mereka. Pada tahapan marketing funnel ini, mereka memutuskan untuk berbisnis atau membeli produk Anda dalam jumlah kecil.

 

  1. Adoption / Adopsi

Tahapan terakhir adalah ketika mereka akhirnya memutuskan untuk menjadi pelanggan tetap.

Sesuai dengan pengertian marketing funnel yang telah disebutkan sebelumnya, dalam tahapan strategi pemasaran ini diharapkan calon pelanggan dapat melewati seluruh tahapan tersebut hingga akhirnya memutuskan menjadi pelanggan tetap.

 

Contoh Sales Funnel

Untuk lebih memahami konsep yang telah dijelaskan di atas, mari kita menerapkannya dalam contoh sales funnel untuk jasa perantara penjualan rumah.

 

  1. Pembagian Iklan pada Kartu

Pada tahap Awareness, suatu perusahaan jasa penjualan rumah membagikan kartu yang berisi iklan layanan mereka. Kartu ini tidak menjelaskan banyak soal mereka, tapi sekadar menunjukkan beberapa rumah yang berhasil terjual dengan harga yang tertera serta alamat website perusahaan tersebut.

 

  1. Website yang Menjelaskan Jasa Lebih Lanjut

Pada tahap interest, pelanggan yang tertarik akan berkunjung ke website yang sudah disediakan. Lewat situs ini, pemilik rumah yang ingin menjual rumahnya mulai tertarik dengan jasa yang diberikan dan mencari informasi lebih lanjut melalui website yang sudah diiklankan sebelumnya.

Baca Juga : Cara Beriklan di Whatsapp Yang Harus Anda Ketahui

 

  1. Menawarkan Konsultasi Gratis

Selanjutnya pelanggan akan mulai melakukan evaluasi, sehingga perusahaan menawarkan konsultasi gratis. Dengan cara ini, perusahaan akan mempertimbangkan untuk menggunakan jara perusahaan tersebut.

 

  1. Kebijakan yang Menarik Minat Calon Pelanggan

Ketika pelanggan mulai menunjukkan ketertarikan yang lebih dalam, selanjutnya ia akan memasuki tahap trial atau uji coba. Untuk mendapatkan kepuasan pelanggan, perusahaan menawarkan kebijakan misalnya berupa no-win-no-fee atau tidak ada biaya jika rumah tidak berhasil terjual.

Baca Juga : Panduan Cara Pasang Iklan di Instagram

 

  1. Penjualan

Begitu rumah berhasil dijual, maka pemilik rumah telah sampai pada tahap adoption dan menjadi pelanggan perusahaan tersebut.

Ilustrasi di atas adalah dasar marketing funnel yang dilakukan oleh setiap usaha. Hanya saja, yang membedakan adalah kompleksitas dan faktor-faktor lain yang juga digunakan sebagai pertimbangan seperti dimensi waktu, emosi, dan logika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *